Pendidikan anak yang baik dimulai jauh sebelum anak itu lahir. Pilar pertama yang sangat penting dalam proses ini adalah memilih istri yang sholihah. Istri yang sholihah adalah istri yang dikenal dengan keistiqamahan, kebaikan, dan ketakwaannya. Memilih istri dengan kriteria ini adalah langkah awal yang krusial karena istri sholihah akan menjadi partner dalam mendidik dan membesarkan anak dengan baik. Bahkan jika ia tidak secara langsung membantu dalam mendidik anak, setidaknya ia tidak akan memberikan mudharat pada agama dan akhlak anak-anaknya.
Kata sholihah, shalihah, shalehah, sholehah, salehah, ataupun solihah bebas kita pilih yang manapun kata yang kita gunakan.
Nabi Muhammad ﷺ sangat menganjurkan umatnya untuk memilih istri yang memiliki pemahaman agama yang baik. Beliau bersabda :
“Wanita itu dinikahi karena empat hal: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah karena agamanya, niscaya kamu akan beruntung.” HR Bukhari (5090) dan Muslim (1466)
Hadits ini menekankan betapa pentingnya memilih pasangan hidup yang memiliki agama yang baik.
Selain itu, Nabi ﷺ juga bersabda :
“Siapa yang Allah memberikan rizki kepadanya berupa istri yang sholihah, berarti Allah telah menolongnya melaksanakan setengah agamanya. Maka hendaknya ia bertaqwa kepada Allah untuk menyempurnakan setengah agamanya yang tersisa.” (HR Al Hakim dalam Al Mustadrak)
Hadits ini menunjukkan bahwa memiliki istri yang sholihah adalah setengah dari agama, dan ini merupakan karunia besar dari Allah.
Istri sholihah juga disebut sebagai salah satu penyebab kebahagiaan terbesar di dunia. Nabi Muhammad ﷺ bersabda :
“Diantara kebahagiaan seorang manusia adalah istri yang sholihah.” (HR Ahmad dalam Al Musnad)
Wanita sholihah memiliki sifat-sifat khusus yang sangat berharga seperti ikhlas, mudah menerima nasihat, jujur, amanah, menunaikan janji, menjaga harta, menghormati suami, menjaga kehormatan, dan mampu membina anaknya dengan baik. Semua sifat ini tidak hanya membawa kebahagiaan bagi suaminya tetapi juga berpengaruh positif pada anak-anaknya karena mereka sering berinteraksi dan mendapatkan arahan terus-menerus dari ibu mereka.
Kebaikan yang ada pada istri sholihah biasanya akan kembali kepada anak-anaknya karena ia memperhatikan mereka dengan penuh kasih sayang dan mengarahkan mereka secara terus-menerus. Inilah kebahagiaan yang Allah ﷻ letakkan pada diri seorang istri sholihah.
Dengan demikian, memilih istri yang sholihah bukan hanya pilihan bijak, tetapi juga sebuah investasi jangka panjang dalam membangun keluarga yang kokoh, harmonis, dan penuh berkah. Jangan sampai salah memilih, karena istri yang sholihah adalah kunci utama dalam mendidik anak-anak yang akan menjadi generasi penerus yang berakhlak mulia dan bertaqwa kepada Allah.
Oleh Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al Badr diterjemahkan oleh Abu Razin Al Batawiy.
(tulisannya bisa diakses di situs beliau www.al- badr.net)

