Membatalkan Aqad Nikah

Author
Tengku Rangkang

Akad nikah merupakan suatu peristiwa yang penting dala kehidupan seseorang, nikah adalah cara untuk menghalalkan hubungan seorang laki laki dan perempuan, dan juga merupakan salah satu ibadah yang paling dianjurkan dalam syariat islam, karena dengan nikah terjaga seseorang dari bahaya zina, yang merupakan salah satu dosa besar yang dilarang Allah SWT.

Namun pada kenyataanya, menikah tidak seindah yang dibayangkan, pernikahan kerap dilanda masalah, bahkan tidak jarang berujung di meja hijau dalam menjalani sidang perceraian suami dan istri, selain cerai, nikah juga dapat dibatalkan oleh salah satu pihak suami atau istri, perbedaan antara cerai dan pembatalan nikah adalah cerai hanya dapat dilakukan oleh suami walaupun tanpa alasan apapun, setiap kata cerai yang diucapkan suami akan jatuh kepada istri, berbeda dengan pembatalan nikah, dapat dilakukan oleh salah satu pihak suami dan istri, jika pada pasangannya terdapat salah satu aib berikut:

Aib-aib pada istri:

  1. Gila
  2. Kusta
  3. Barash (Belang)
  4. Tersumbat kemaluan dengan daging
  5. tersumbat kemaluan dengan tulang

Aib-aib pada suami:

  1. Gila
  2. Kusta
  3. Barash (belang)
  4. jabb (tidak ada batang zakar)
  5. impoten permanen

Gila merupakan aib yang sangat menggangu kelangsungan berumah tangga, karena akan menghentikan fungsi suami maupun istri, demikian juga barash dan kusta, merupakan penyakit kronis yang dapat menular pada salah satu pasangan, sehingga akan mengancam kesehatan , demikian juga tersumbat tulang, daging, impoten dan tiada batang zakar, adalah hambatan untuk melakukan hubungan intim, sehingga tidak tercapai maksud dari pernikahan yaitu mempunyai keturunan, oleh karena demikian, hal hal yang menghambat terjadinya keturunan, menjadi sebab yang membolehkan pembatalan nikah

aib istrifasahkustanikah
Tengku Rangkang

Tengku Rangkang

Teungku Rangkang, adalah nama Penanya. Seorang Ustadz Pesantren Al-Fathani Darussalam. Sehari-harinya mengajar kitab kuning, selain kesibukan mengajar, beliau juga gemar menulis intisari dari berbagai kitab kuning, sehingga bisa dibaca oleh semua kalangan melalui blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *