Banda Aceh, siapa sih yang tidak kenal kota yang satu ini? Kota yang punya sejarah panjang dan sangat erat sama kejayaan Kerajaan Aceh Darussalam. Dulu, kota ini lebih dikenal dengan nama Bandar Aceh Darussalam, keren ya namanya! Dibangun oleh Sultan Johan Syah di hari Jumat, tanggal 1 Ramadhan 601 H, atau kalau dihitung-hitung sekarang tanggal 22 April 1205 Masehi. Wah, udah tua banget ya ternyata, 813 tahun! Tidak heran sih, soalnya Banda Aceh ini termasuk salah satu kota Islam tertua di Asia Tenggara.
Membahas soal Islam, Banda Aceh ini punya peran sangat penting lho dalam menyebarkan agama Islam ke seluruh penjuru Nusantara, bahkan sampe dijuluki “Serambi Mekkah“. Keren kan?
Dulu, di masa jayanya, Bandar Aceh Darussalam itu seperti magnet gitu, banyak sekali orang dari berbagai penjuru dunia datang ke sini. Bayangkan saja, kota ini jadi pusat pendidikan Islam yang sangat topa pada masanya. Pelajar dari Timur Tengah, India, sampai negara-negara lain berbondong-bondong datang buat belajar. Tidak cuma itu, Bandar Aceh Darussalam juga jadi pusat perdagangan internasional. Pedagang dari Arab, Turki, China, Eropa, India, semua tumpah ruah di sini. Rame sekali sepertinya ya, sudah seperti pasar malam setiap hari!
Oh iya, bincang-bincang soal kejayaan, pasti tidak lepas dari sosok Sultan Iskandar Muda yang memimpin dari tahun 1607 sampai 1636. Beliau ini tokoh legendaris yang bikin Kerajaan Aceh makin bersinar.
Nah, karena banyak pendatang yang betah tinggal di Aceh, akhirnya banyak juga yang menikah sama orang Aceh. Jadinya, terjadilah percampuran budaya yang bikin kota ini makin unik. Sampe sekarang, jejak-jejak budaya asing itu masih bisa kita lihat, lho. Misalnya, di Gampong Peunayong, nuansa budaya Cina masih terasa banget. Terus, ada juga peninggalan kuburan Turki di Gampong Bitai. Unik banget kan?
Meskipun zaman keemasannya sudah lewat, Banda Aceh tetep punya daya tarik tersendiri. Kota ini jadi saksi bisu ketangguhan masyarakat Aceh, terutama setelah bencana tsunami yang melanda pada tahun 2004 silam. Semangat mereka buat bangkit dan membangun kembali kotanya patut diacungi jempol.
Jadi, Banda Aceh itu bukan cuma sekadar kota tua. Banda Aceh adalah bukti nyata sejarah gemilang, pusat peradaban, dan tempat bertemunya berbagai budaya. Tidak heran deh kalau kota ini punya tempat spesial di hati banyak orang.








Tinggalkan Balasan